Please select your language

Indonesian English German Dutch Portuguese Russian Greek Brazilian French Spanish Arabic Korean

Sabtu, 15 Januari 2011

Tak bisa tersenyum

Kupandangi langit malam ini
Tak ada sesuatu yang bisa melukiskan senyum di wajahku
Bulan sabit seakan tersenyum menghiburku, ia inginkan senyumanku
Kukatakan padanya, “maaf bulan,saat ini aku tak bisa tersenyum”
Mungkin ia kecewa, lalu sembunyi di balik awan
Bintang-bintang berkedip memanggilku
Mereka ingin aku bermain dengan mereka
Bertaburan dan beterbangan di atas kebebasan
Aku ingin bersama mereka, terbang dalam kebebasan
Tapi bagaimana mungkin aku bisa berada diantara mereka?
Maaf bintang, aku tak mampu menjangkau tempatmu
Lalu awan gelap datang menutupi hiasan malam
Suasana mencekam, menghilangkan teman
Kini aku sendiri di atas bangunan tinggi
Hanya angin malam yang mau menjadi kawan
Dia menghiburku dengan memeluk tubuhku dan menusuk tulangku
Tuhan, kirimkanlah seseorang yang mau menemaniku dalam gelapnya malam
Dan membuatku bisa menunjukkan sebuah senyuman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar